Jumat, 29 Maret 2024

Laporan 2 M2




1. Alat dan Bahan[Back]
- Jumper
Kabel jumper adalah suatu istilah kabel yang ber-diameter kecil yang di dalam dunia elektronika digunakan untuk menghubungkan dua titik atau lebih dan dapat juga untuk menghubungkan 2 komponen elektronika. Kabel jumper jenis ini digunakan untuk koneksi male to male pada kedua ujung kabelnya.


- Arduino Uno

Microcontroller ATmega328P

Operating Voltage 5 V

Input Voltage (recommended) 7 – 12 V

Input Voltage (limit) 6 – 20 V

Digital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)

PWM Digital I/O Pins 6

Analog Input Pins 6

DC Current per I/O Pin 20 mA

DC Current for 3.3V Pin 50 mA

Flash Memory 32 KB of which 0.5 KB used by bootloader

SRAM 2 KB

EEPROM 1 KB

Clock Speed 16 MHz



- Breadboard
breadboard adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik tanpa harus merepotkan pengguna untuk menyolder. Biasanya papan breadboard ini digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara untuk tujuan uji coba atau prototype

- Mottor Servo



Motor servo adalah jenis motor yang dirancang untuk menghasilkan gerakan presisi dengan mengontrol posisi sudutnya. Motor servo memiliki mekanisme umpan balik (feedback) yang memungkinkan mereka untuk mencapai sudut yang tepat dan mempertahankan posisi tersebut. Mereka biasanya digunakan dalam aplikasi di mana kontrol presisi diperlukan, seperti dalam robotika, kendali penerbangan model, peralatan industri, dan banyak lagi. Motor servo umumnya terdiri dari motor DC, gearbox, potensiometer, dan sirkuit kendali yang kompleks. Mereka diatur menggunakan sinyal PWM (Pulse Width Modulation), di mana lebar pulsa PWM menentukan sudut posisi motor servo. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengatur posisi sudut dengan presisi tinggi.

- Push Button


Push button, atau tombol tekan, adalah jenis sakelar sederhana yang digunakan untuk memulai atau menghentikan suatu tindakan atau proses ketika ditekan. Mekanisme kerjanya sangat dasar: ketika tombol ditekan, sakelar di dalamnya tertutup, menghubungkan dua terminal sehingga mengalirkan arus listrik. Ketika tombol dilepaskan, sakelar terbuka dan arus tidak lagi mengalir. Push button umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi elektronik dan sistem kontrol, termasuk dalam pengendalian perangkat, input pengguna pada perangkat elektronik, atau sebagai sakelar sederhana dalam rangkaian elektronik. Dalam mikrokontroler, push button sering digunakan sebagai input untuk memicu aksi atau respons tertentu dari program.

2. Rangkaian Simulasi[Back]







3. Prinsip Kerja Rangkaian[Back]

    Pada Percobaan 6 menggunakan kenop untuk mengontrol putaran motor stepper dan mengontrol keluaran motor stepper sedangkan menggunakan pengontrol motor servo yang memiliki gigi lebih banyak pada rotornya dibandingkan motor DC dan motor servo lainnya. . Memiliki rotor dengan jumlah gigi yang lebih banyak memberikan keuntungan dalam keakuratan putaran motor stepper. Rangkaian ini dikendalikan oleh program Arduino yang kita pasang dan susun sesuai kebutuhan percobaan.

Dengan menggunakan tombol sebagai input, kita dapat mengontrol pergerakan motor stepper sesuai keinginan. Menggunakan motor servo yang memiliki gigi lebih banyak dibandingkan motor DC dan motor servo lainnya merupakan pilihan penting untuk mencapai tingkat presisi yang diinginkan. Perbedaan ini memungkinkan motor stepper dapat beroperasi dengan putaran yang lebih presisi.

4. Video Rangkaian[Back]





5. Analisa[Back]
  1. Percobaan 6
    1. Bagaimana cara button dapat mengubah putaran motor stepper?
    2. Bandingkan rangkaian TP dengan rangkaian Percobaan



6. Link Download[Back]

Laporan 1 M2




1. Alat dan Bahan[Back]
- Jumper
Kabel jumper adalah suatu istilah kabel yang ber-diameter kecil yang di dalam dunia elektronika digunakan untuk menghubungkan dua titik atau lebih dan dapat juga untuk menghubungkan 2 komponen elektronika. Kabel jumper jenis ini digunakan untuk koneksi male to male pada kedua ujung kabelnya.


- Arduino Uno

Microcontroller ATmega328P

Operating Voltage 5 V

Input Voltage (recommended) 7 – 12 V

Input Voltage (limit) 6 – 20 V

Digital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)

PWM Digital I/O Pins 6

Analog Input Pins 6

DC Current per I/O Pin 20 mA

DC Current for 3.3V Pin 50 mA

Flash Memory 32 KB of which 0.5 KB used by bootloader

SRAM 2 KB

EEPROM 1 KB

Clock Speed 16 MHz



- Breadboard
breadboard adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik tanpa harus merepotkan pengguna untuk menyolder. Biasanya papan breadboard ini digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara untuk tujuan uji coba atau prototype

- Push Button

DIP switch adalah singkatan dari "Dual In-line Package switch." Ini adalah jenis sakelar elektronik yang digunakan untuk mengatur konfigurasi atau pengaturan pada papan sirkuit cetak (PCB), perangkat elektronik, atau sistem lainnya. DIP switch biasanya terdiri dari sejumlah kecil sakelar yang terletak dalam paket plastik yang memiliki pin pada kedua sisi, sehingga dapat dihubungkan langsung ke PCB.

- LED Red

LED Red adalah Light Emitting Diode (dioda pemancar cahaya) yang menghasilkan cahaya berwarna merah. LED merah umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk tanda pencahayaan, indikator status, lampu isyarat lalu lintas, perangkat elektronik, dan banyak lagi. Cahaya merah yang dihasilkan oleh LED Red biasanya memiliki panjang gelombang sekitar 620-750 nanometer, tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang digunakan dalam pembuatan LED.

- LCD 

LCD adalah singkatan dari "Liquid Crystal Display" (Tampilan Kristal Cair). Ini adalah jenis teknologi tampilan yang digunakan dalam banyak perangkat elektronik, termasuk televisi, monitor komputer, ponsel cerdas, jam tangan pintar, dan banyak lagi. Layar LCD terdiri dari lapisan-lapisan bahan yang berbeda, termasuk lapisan substrat kaca yang tipis di antara dua panel polarisasi.

2. Rangkaian Simulasi[Back]





3. Prinsip Kerja Rangkaian[Back]

    Pada Percobaan 2, komponen rangkaian utama adalah saklar DIP sebagai interupsi dan LCD digunakan sebagai keluarannya.Ketika interupsi terjadi, eksekusi program utama dihentikan  dan kendali dialihkan ke pengendali interupsi.Rutinitas ini menangani kejadian yang menyebabkan interupsi.Input dari perangkat eksternal atau timer yang mencapai batas waktu tertentu.Setelah penanganan interupsi selesai, kontrol kembali ke program utama, yang melanjutkan eksekusi dari titik interupsi sebelumnya.


3. Video Rangkaian[Back]



5. Analisa[Back]
SOAL ANALISA
Percobaan 2
1. Bagaimana switch pada percobaan dapat mengaktifkan suatu instruksi baru? 
2. Jelaskan proses diagram dari Interrupt!



6. Link Download[Back]

Senin, 25 Maret 2024

TP1_M2

 

TP Modul 2 Percobaan 4 Kondisi 4





PERCOBAAN 4 
Kontrol Motor Servo dengan PWM


1. Prosedur
 [Kembali]

1. Rangkai semua komponen sesuai kondisi yang dipilih
2. Buat program di aplikasi arduino IDE
3. Setelah selesai masukkan program ke arduino di proteus
4. Jalankan program pada simulasi dan cobakan sesuai dengan modul dan kondisi
5. Selesai

2. Hardware dan diagram blok [Kembali]

A. Hardware
                                                   

1. Arduino Uno

2. Keypad 

3. Motor Servo



            B. Digram Blok




3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip kerja [Kembali]

Gambar Rangkaian Sebelum Disimulasikan






Gambar Rangkaian Setelah Disimulasikan
                                        




Prinsip Kerja 

    Pada percobaan ini kita  menjalankan kondisi 4 yang menggunakan keyboard sebagai input dan mengatur motor servo  sebagai output.Keyboard ini  menghasilkan nilai PWM dari 255 hingga 0, dengan selisih 28 antara setiap nilai PWM.Motor servo diketahui bergerak secara tepat sesuai dengan sudut yang diberikan  PWM.Oleh karena itu pada percobaan kali ini kita akan menggunakan keyboard untuk mengontrol sudut motor servo secara tepat sesuai dengan nilai PWM yang ditentukan.Misalnya, jika Anda memasukkan nilai PWM 255,  motor servo akan berpindah ke posisi sudut yang sesuai dengan nilai tersebut.Nilai PWM lainnya dari 255 ke 0 juga berpindah dengan selisih 28.



4. FlowChart [Kembali]

A. Listing Program 

#include <Servo.h> 
#include <Keypad.h> 

Servo servoMotor; 
const int servoPin = 11; // PWM pin for servo 
const int numRows = 4;  // Number of rows in keypad 
const int numCols = 3;  // Number of columns in keypad 
char keys[numRows][numCols] = { 
{'1', '2', '3'}, 
{'4', '5', '6'}, 
{'7', '8', '9'}, 
{'*', '0', '#'} 
}; 
byte rowPins[numRows] = {9, 8, 7, 6}; 
byte colPins[numCols] = {5, 4, 3};     
 
Keypad keypad = Keypad(makeKeymap(keys), rowPins, colPins, numRows, numCols); 
 
void setup() { 
  servoMotor.attach(servoPin); 
  servoMotor.write(90); // Initial position 
  Serial.begin(9600); 
 
void loop() { 
  char key = keypad.getKey(); 
   
  if (key) { 
    Serial.println(key); 
     
    switch (key) { 
      case '1':  
        //nilai PWM 255
        servoMotor.write(180); 
        break; 
      case '2':
        //nilai PWM 227 
        servoMotor.write(160); 
        break; 
      case '3':
        //nilai PWM 199 
        servoMotor.write(140); 
        break; 
      case '4': 
        //nilai PWM 171
        servoMotor.write(120); 
        break; 
      case '5': 
        //nilai PWM 143
        servoMotor.write(100); 
        break; 
      case '6': 
        //nilai PWM 115
        servoMotor.write(80); 
        break; 
      case '7': 
        //nilai PWM 87
        servoMotor.write(60); 
        break; 
      case '8': 
        //nilai PWM 59
        servoMotor.write(40); 
        break; 
      case '9': 
      //nilai PWM 0
        servoMotor.write(0); 
        break; 
        default: 
        break; 
      } 
      } 
      }


B. Flowchart




5. Kondisi [Kembali]

Kondisi  →Percobaan 4 Kondisi 4

        Keypad 1 hingga 9 memberikan PWM 255-0 dengan jarak PWM antar Key 28.


6. Video Simulasi [Kembali]





7. Download File [Kembali]

Download HMTL Klik disini
Download Simulasi Rangkaian Klik disini
Download Video Simulasi Klik disini
Download Datasheet ARDUINO UNO klik disini
Download Datasheet TOUCH SENSOR  klik disini
Download Datasheet LCD 2X16 klik disini