Jumat, 26 Mei 2023

Laporan Akhir 2 (M1)




1. Jurnal[Back]








2. Alat dan Bahan[Back]

  1.  Panel DL 2203C 
  2.  Panel DL 2203D 
  3.  Panel DL 2203S 
      4. Jumper


3. Rangkaian Simulasi[Back]






Gambar rangkaian percobaan 3

4. Prinsip Kerja Rangkaian[Back]

Pada rangkaian ini terdapat:
  • Input: A, B, MR
  • Output: LED
Pertama kita harus menghubungkan VCC dan GROUND pada masing-masing panel. Lalu, pada switch A dan B dapat kita ubah kondisi 0 dan 1 nya sambil mengamati perubahan yang dialami LED. Akan terlihat perubahan pada LED yang bersifat sementara karena adanya kuasi stabil dari rangkaian kapasitor, resistor dan potensiometer (yang di minimal dan maksimalkan).

Kedua kita akan mencoba switch yang terhubung ke MR. MR adalah Master Reset. Jika MR aktif, maka keadaan output akan seperti keadaan normal/stabil. Maka dari itu LED tetap menyala meskipun switch A dan B diiubah-ubah kondisinya.

5. Video Rangkaian[Back]




6. Analisa[Back]

1. Analisa pengaruh resistor dan kapasitor pada percobaan 3
Jawab:
 Rangkaian multivibrator. Terdiri dari komponen penguat aktif yang dikopel silang dengan komponen komponen pasif. Dalam kurung resist r dan kapasitor titik. Vibrator dalam pengoperasiannya punya 2 keadaan utama, yaitu keadaan stabil dan keadaan tidak stabil. Pada percobaan ini dilakukan percobaan multivibrator keadaan tidak stabil di mana artinya keadaan  sinyal selalu berubah ubah mengikuti denyut tegangan pada komponen aktif. Keadaan tak stabil dipengaruhi oleh waktu laju pengisian atau pengosongan kapasitor yang besarnya ditentukan dari kapasitas  Kapasitor. Juga ke kapasitor fungsinya sebagai couple yang akan menentukan besar tegangan dari komponen penguat yang aktif. Sedangkan resist or fungsinya pada rangkaian multivibrator yaitu sebagai sumber arus bagi pengisian muatan kapasitor. Jadi konsep utama dari rangkaian ini yaitu memanfaatkan pengisian dan pengosongan kapasitor sebagai waktu tundanya. Pada saat percobaan praktikum bisa terlihat perbandingan saat kapasitor berkas paksitan si kecil Antara hambat resistor r satu tambah p satu minus dan r satu plus potensiometer p satu max  Didapatkan hasil perbandingan TW max waktu yang berubah lebih lama dibandingkan TW min.  Saat kapasitor bertambah kapasitansinya waktu yang diperlukan juga semakin bertambah lama. Hal ini dikarenakan semakin besar kapasitas kapasitor membuat pengisian semakin lama juga semakin besar resisten yang dipakai. Semakin kecil arus yang dialirkan ke kapasitor yang mengisi muatannya. Karena terhambat begitu.  Begitu juga sebaliknya.

2. Analisa dan bandingan hasil yang didapatkan saat praktikum dengan hasil jurnal perhitungan, carilah persentase errornya !
Jawab 


3. Analisa kenapa saat A = '0' itu harus ditrigger risetime dan saat B = '1' ditrigger falltime?
jawab :
Setelah praktikum yang telah dilaksanakan ketika kondisi A = 0, B = 0 harus ditrigger risetime, maksudnya disini B harus kita trigger jadi 1 agar terjadi pengaruh di LED pada outputnya. Begitupun halnya dengan ketika kondisi A = 1, dan B = 1 harus ditrigger falltime karena akan membuat nilai B = 0 untuk sesaat terjadi pengaruh pada LED  




7. Link Download[Back]
  • Download Video Rangkaian [klik disini]
  • Download HTML [klik disini]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar